Pukul Tiga Pagi dan Puisi

Pukul Tiga Pagi dan Puisi


Pagi ini aku cuma ingin berpuisi

Seolah itu saja yang aku punya. Kata-kata.

Dalam diamku, sunyi dan sepi

Air mata tertahan jatuh

Pikiran melayang jauh

Padamu,

Begitu besar kukembangkan layar

Bersiap kita menyusuri lautan

Melewati badai, hujan dan gelap malam

Padamu,

Kupadamkan api dalam diri

Dengan sungai dan hujan puisi

Biar hari ini abadi

Lewat cerita aku memupuk tumbuh engkau

Pada lahan keramaian bahagia

Dan rencana meleset sempurna

Aku menuai kecewa pada sepi gulita

Mengalah ragu di atas cinta

Memegang teguh janji

Melawan rapuh hati

Padamu

Padamu

Mungkin bagimu biasa

Seperti bernapas leluasa udara

Sembari mencekik leher manusia lain

Lalu kau merasa lega tak terkira

Dan manusia lain sesak hampir berpindah dunia

Mungkin kita mesti berjarak

Menjadi seperti tidak terjadi

Biarlah waktu menjalar semakin lama

Melewati banyak tentang masa lalu kita

Menjauh

Menjauh pada peran yang singgah dan menetap

Dalam hidup kita

Yang pernah membawa kita pada nyaman

Yang pernah memberi kita banyak rasa

Hingga kelak kau terbiasa

Hingga kelak aku dan kau utuh menjadi kita

Reactions

Post a comment

0 Comments