Merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia

Merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia

Lini masa sosial media hari ini dipenuhi dengan selebrasi, ucapan serta doa untuk hari kemerdekan Indonesia. Berbagai macam cara merayakan hari  kemerdekaan ini banyak sekali terlihat. Itu tidak lain karena menghargai dan menghormati perjuangan yang besar bagi para pahlawan terdahulu yang telah membawa Indonesia sampai hari ini. Namun terlepas dari banyaknya karya serta ide-ide kreatif sebagai dedikasi merayakan hari kemerdekaan Indonesia, ternyata masih ada sebagian dari kita yang keluar dari makna perayaan itu sendiri, berpegang teguh pada narasi yang dihubung-hubungkan dengan ketidak-cocok-an perbandingan. Padahal jika ditelaah lagi, perayaan hari kemerdekaan untuk menghargai jasa para pahlawan dengan "kemerdekaan yang secara kita sadari belum merata di negeri ini" adalah dua hal yang berbeda.

Yang mesti harus terus disuarakan adalah ketidakadilan, penindasan, perampasan hak-hak serta pembuat kebijakan bobrok dan masih banyak lagi. Bukan hal-hal yang memutus rantai kemerdekaan itu sendiri, memborgol pikiran sesama, memenjarakan jati diri bangsa dan memasung penuh hak-hak lahiriah dan batiniah kewarganegaraan. Mau kritis tapi keliru sasaran, biar keliatan elegan tapi lebih kayak arogan. Melenceng jauh. 

Narasi mungkin boleh beda, tapi mesti tetap satu tujuan, mesti tahu mana kawan dan mana yang harus "dilawan"!?

Kurang logis jika terus-terusan melontarkan pertanyaan "apakah sudah merdeka?" Jika perayaan hari kemerdekaan yang berbeda saja masih dipolisikan oleh sesama. Masalah lama tidak terselesaikan, masalah baru justru tercipta. Yang di atas terus tertawa bersama kekuasaan palsu, yang di bawah masih saja saling menertawakan dengan perjuangan semu.


Jadi, apakah perayaan kemerdekaan, dan teriakan "merdeka" justru mematikan kemerdekaan itu sendiri dengan saling menyindir dan nyinyirin tindakan perayaan kemerdekaan dari orang-orang yang terpampang hari ini?

Selamat hari kemerdekaan Indonesia ke-75. Perjuangan masih harus terus dilanjutkan bersama-sama menuju kemerdekaan yang.... "seperti apa pemuda?"


17 Agustus 2020, Indonesia

Reactions

Post a comment

0 Comments