Untuk sahabat


Sahabat. . .

kita dipertemukan oleh semesta dengan cara yang sangat sederhana
tanpa kemewahan, tanpa kepalsuan, tanpa memandang segala perbedaan
hidup tidak adil jika kita dibiarkan sendiri
mati terlalu cepat rasanya jika tidak dinikmati dengan bahagia bersama

sahabat. . .

kita semua mempunyai kebaikan yang telah dititipkan sejak lahir
hanya saja, ego mengalahkan kita untuk selalu ingin menjadi benar
mungkin karena kita tidak mampu menggambarkan kebenaran yang sesungguhnya
atau karena kita tidak berani mengakui kesalahan

sahabat. . .

kita adalah keterikatan yang tidak pernah terikat
perasaan kita terlalu keras untuk memulai kejujuran
hati kita terlalu angkuh untuk memberi alasan tentang kecintaan
tapi tak mengapa, kebenaran dan kesalahan hanyalah pelajaran yang disediakan semesta

sahabat. . .
kita adalah apa yang tidak bisa kita lupa
seribu tahun bukanlah apa-apa dibandingkan satu detik bersama
lautan tidak terlalu luas dibandingkan cerita-cerita kita
gunung tidak begitu tinggi dibandingkan mimpi-mimpi kita

sahabat. . .
malam tetaplah malam, tentu sang siang tidak bisa menggantikannya
dan pagi tetaplah pagi dengan segala basah embun yang menyelimuti
namun kita tetaplah kita. keterikatan kita abadi
kematian kita adalah akhir dari semua ini
Reactions

Post a Comment

0 Comments