Sepasang mata


disuatu waktu langit mencurahkan kesedihan
diutusnya awan menjatuhkan hujan
disuatu waktu langit berbahagia
disuruhnya mentari mencerahkan hari

sepasang mata sendu itu termangu dibawah mendung
disamarkannya tangis tatkala hujan turun membendung
sepasang mata itu bersedih
dikutuknya patah hati yang tak kunjung pulih

dusta mana yang selalu teringat ?
kenyataan mana yang masih melekat ?
semuanya membuat pilu
sepasang mata itu berbahasa bisu

larilah separuh jiwa-jiwa nya yang berselimut duka
memijakkan segala rindu di puncak kesunyian
tak ada yang bisa memahami air mata
sukma dan ragalah teman setianya

rumput-rumput tak pernah diam setiap harinya
angin menyapa, hujan membasahi, mentari menyinari
sepasang mata melihat rupanya di suatu savana
sepasang mata mengerti bahwa kehidupan memang berwarna

sepasang mata itu milik siapa ?
sepasang mata itu kekasih siapa ?
sepasang mata itu milik suka dan duka
sepasang mata itu kekasih dari hati kita

Februari, 2018
-Rendy Saputra-

Reactions

Post a Comment

0 Comments