Melepasakanmu bukanlah kerelaan


Namamu adalah kata yang sangat ingin kusebutkan didepan banyak orang
membicarakan tentangmu adalah sebuah kebanggaan yang sejak dulu telah kuimpikan
aku yang datang menemuimu dengan segenggam perasaan ketakutan
mampu kau luluhkan dengan membalas segala perasaan

kita berdua, menikmati setiap rotasi kasih sayang untuk saling mengisi
memegang kendali utama dari sepasang hati yang menemukan tempat berlabuhnya
kita berdua membiarkan angin menggerakkan layar asmara yang telah kita rajut bersama
membiarkan gelombang perasaan membawanya pada sebuah dermaga bahagia

lalu di suatu malam yang begitu dingin,
bahtera antara cinta kita berdua mulai terombang-ambing. patah arah.
kau menenggelamkanku pada samudera patah hati yang paling dalam
melabuhkan sandaran perasaan pada dermaga yang bukanlah tujuan kita semestinya

kini, kerinduan menyerupa awan mendung yang bisa datang kapan saja
menumpahkan hujan air mata semaunya
aku menjadi sebab dan akibat untuk diriku sendiri
menanam bibit rindu kesakitan dan berteduh di rindangnya duka yang menyesakkan

kau tahum sekarang namamu adalah hal yang tak lagi ingin kusebutkan
dan mengenang tentangmu adalah hal yang tak lagi bisa kuceritakan
dari masa lalu yang telah mebawa kita mengitari segala rasa,
sungguh, melepaskanmu bukan kerelaan yang selalu aku impikan

Februari, 2018
-Rendy Saputra-


Reactions

Post a Comment

0 Comments