Dalam hati pengemis tua


Tak seperti biasanya, bulan muncul di kala siang
sementara silau mentari tetap menderang
Ada apa ? tanya para burung diluar bangunan tua
pengemis tua tersenyum
dalam hatinya berkata
mungkin ini pertemuan mereka tanpa sengaja
bulan dan mentari itu

mereka tak mengerti banyak tentang dunia
lihat sepasang manusia itu, tak menghiraukan anaknya
jatuh dan terluka
taman hanya jadi tempat kemesraannya

siapa yang mengasihani dunia,
jika kesibukan sendiri hanyalah maya
siapa yang mampu menyibukan diri,
jika berpasangan menjadi sangat berarti

lihat aku, 
tak ada harta, tak ada wanita
lihat aku,
tak ada lagi kepunyaan
hanya dunia
yang layak kujadikan harta
tapi hanya sementara
ah, aku pulang saja
bulan itu hanya datang tiba-tiba
mentari itu milik siang seutuhnya

Januari, 2018
-Rendy Saputra-










Reactions

Post a Comment

0 Comments